Juara 1 Lomba Cerpen dengan Judul “Pahlawan di Jaman Sekarang”

Oleh: Muhammad Afiat Beberapa tahun yang lalu (1945)… “Prajurit! kita harus membalas perbuatan penjajah kepada Negara kita, agar anak cucu kita di masa depan dapat hidup dengan aman, tentram, dan damai. MERDEKA ATAU MATI!” ujar komandan tim. Dan mereka pun menjawab, “Baik! Pak!” Dan mereka pun bergegas ke markas musuh dengan persenjataan yang seadanya dan … [Read more…]

Juara 2 Lomba Cerpen dengan Judul “Rey The Hero”

Oleh: Aisyah Nadilla Ilham Di daerah pegunungan terdapat desa bernama Pepper Mint, yang sesuai dengan namanya di desa tersebut hawanya sejuk, pemandangan bagus, dan juga orang disana sangat baik. Di desa tersebut ada keluarga yang terkenal dengan keramahnnya yaitu keluarga Aldebaran. Di keluarga Aldebaran terdapat ayah, satu anak laki-laki, dan satu anak perempuan. Sang ibu … [Read more…]

Baca Saja jika Ingin Bahagia

Penyair Amateur | saya menyukai hari Jumat? Baiklah, walaupun itu pertanyaan dari saya sendiri, dan mungkin tidak penting bagi dunia persilatan, saya akan dengan senang hati menjawabnya. Heuehu.

UJIAN SEKALI LAGI SEBELUM YANG BERIKUTNYA

Ujian adalah suatu proses bertumbuh. Di sana, ada suatu gerakan yang menempa, suatu gerakan yang senantiasa membuat siapapun yang teruji berusaha. Tidak terkecuali ujian di sekolah, intinya tidak akan terasa. Anggapannya akan berhenti pada ‘kerjakan dan lupakan’. Padahal tanpa disadari, efek suatu ujian sekolah yang dianggap tidak memiliki urgensi berat itu adalah ladang untuk mengingat … [Read more…]

Cerpen: Kamis Suci

Oleh: Mutia Bahalwan Tepat hari Kamis di awal tahun. Tak ada yang berubah. Perempuan-perempuan berpakaian hitam itu kembali melakukan hal yang sama, tapi kali ini mereka sedang beruntung. Karena siaran media massa menyoroti mereka. Pemandangan ini terasa aneh bagiku. Tapi aku tertarik. 16 tahun aku hidup, baru kali ini media kembali mengungkapkan kesetiaan perempuan-perempuan itu … [Read more…]

Menghidupkan Kembali Semangat Mencari Barokah Kiai dan Guru pada Santri

Hari santri 22 Oktober 2020 mengingatkan penulis bahwa 20 tahun silam mempertanggungjawabkan penelitian di depan lima dosen penguji mengenai Hubungan antara Persepsi Santri terhadap Barokah Kiai dengan Motivasi Belajar Santri. Hari Santri membuat penulis terinspirasi membaca kembali tulisan tersebut dan terhubung dengan fenomena naik turunnya motivasi belajar santri di masa pembelajaran jarak jauh saat ini. … [Read more…]

Cerpen: Panggil Saja Tata

Oleh: Penyair Amatir | 01 Siang itu, sebelas tahun yang lalu. Seorang perempuan mendatangi saya. Ia mengucapkan salam. Tersenyum. Duduk di bangku taman. Tepat di sebelah kanan saya. Ia mengenalkan diri. Namanya Rosetta. “Panggil saja Tata” Tentu saya tak peduli. Saya tak ada urusan untuk mengingat nama panggilan orang yang tidak ada urusan dengan saya. … [Read more…]

Cerpen: Halo Apakah Aku Baik-Baik Saja?

| Penyair Amatir Marisa memesan teh hangat. Baru saja ia menandaskan kopi pahit kesukaannya. Satu jam yang lalu, kekasihnya memutuskan dirinya. “Aku ingin hubungan kita selesai sampai di sini. Kuharap kamu mengerti” Marisa tersedak. Ia menatap lelaki yang hampir dua tahun bersamanya dalam suka dan duka itu. “Ini tidak ada kaitannya dengan siapapun. Ini keputusanku … [Read more…]

Cerpen: Sebuah Pertanyaan untuk Guru

| Sebagai pengajar atau guru, bagaimana tanggapan terkait pembelajaran daring? Saya terkejut membaca pesan itu. Biasanya pesan (sms) yang sering saya terima yakni kabar gembira yang sekaligus menjengkelkan. | Selamat Anda menjadi pemenang blablabla| Dapatkan pinjaman tanpa survei blablabla Tentu beragam lainnya yang seperti itu. Yang kadang-kadang jika lagi gembira saya layani juga dengan tak … [Read more…]