Siswa

Fatimah Zahra: Jelajahi Dunia via Brazilia

Fatimah Zahra Hariyadi atau yang akrab disapa Zahra, siswi kelas XI MIPA II ini menjadi salah satu siswa yang lolos mengikuti pertukaran pelajar ke Brazil. Zahra mengikuti program pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh AFS (American Field Service).

Ia mengaku alasan mengikuti program ini karena memang impiannya sejak SMP. Gadis kelahiran Surabaya ini merasa ingin menjelajah dunia untuk melihat banyak perspektif serta bisa mendapatkan pengalaman yang tidak semua orang bisa dapatkan.

Nama: Fatimah Zahra Hariyadi Tempat tanggal lahir: Surabaya, 24 Mei 2005 Hobi: Membaca buku, Mendengarkan dan bermain musik, Journalling

Menurut gadis 17 tahun ini, Proses selama mempersiapkan diri untuk program ini tidaklah mudah karena di sini sistem yang digunakan adalah seleksi gugur, jadi pada setiap tahap akan ada yang dinyatakan lolos dan gugur.

Di sini, ia agak dituntut untuk tidak melakukan kesalahan karena seleksi yang terbilang sangat ketat dan persaingan yang sangat tinggi. Peserta seleksi chapter Surabaya ±300 dan peserta yang lolos hanya 10. Namun, Zahra mengaku berkat dukungan fisik maupun mental dari keluarga dan sekolah membuatnya terus yakin untuk melanjutkan proses ini.

Sebenarnya pada awal Zahra mendaftar, ia hanya memberi tahu orangtua. Bahkan kakaknya pun tidak tahu hal ini. Ia tidak ingin memberi beban pada diri sendiri karena harapan banyak orang. Karena jika tidak lolos ia merasa akan banyak mengecewakan. Jadi, saat lolos di tahap 4 baru memberi tahu sekolah dan orang terdekatnya.

“Pastinya saya merasa senang dan bangga, tapi harus manage expectation karena program bisa tidak berjalan dengan berbagai alasan. Dengan sangat bersyukur, semua skenario ini sudah ditulis dengan indah oleh Tuhan,” tulis Zahra via chat.

Impian Zahra akhirnya terwujud di awal Agustus. Ia resmi berangkat untuk menjalani program pertukaran pelajar ke Brazil.

Sesampainya di sana kegiatan yang sudah atau sedang Zahra lakukan tentunya pergi ke sekolah dan ia juga mengikuti beberapa kelas ekstra diantaranya; kelas psikologi remaja, medicine math, astrologi, dan robotika.

Zahra tinggal di lingkungan yang sangat sedikit orang bisa berbahasa Inggris, sehingga ia saat ini sedang berusaha keras untuk menguasai bahasa Portugis (Bahasa resmi di Brazil).

Zahra sedang memperkenalkan negara dan budaya Indonesia ke teman-teman di sekolahnya (med)

Setiap selasa sore, gadis yang hobi membaca buku ini juga membantu host mom mengajar murid di SD dan mengorganisir pekerjaan murid murid. Di hari minggu juga terdapat tradisi dimana ia akan membantu membuat berbagai makanan spesial untuk keluarga besar dan setiap 2 minggu sekali diadakan sesi opinion-sharing antar exchange student yang terdapat di state Mato Grosso do Sul.

Pada bulan Oktober mendatang, juga terdapat travel and analyse dimana akan ada tour keliling kota bahkan negara, kemudian menganalisa kebiasaan orang orang sekitar, tradisi setempat dan menuliskannya.

Menjalani program pertukaran pelajar tentunya harus siap keluar dari zona nyaman. Mudah beradaptasi di tempat baru sedang Zahra pelajari saat ini. Ia berharap,program ini dapat menjadi pembuka awal perjalanannya untuk menuntut ilmu di berbagai belahan dunia.

“Tidak pernah tahu jalan hidup mana yang akan ditempuh, tidak akan tahu jika tidak dicoba. Seize every opportunity you have!” pesan Zahra kepada pemirsa Turcham yang mungkin masih memiliki banyak keraguan dalam hal apapun terutama untuk bisa mengikuti program pertukaran pelajar. (Red:Lal)

555 total views, 3 views today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *