GuruKeren: Astagfirullah Zafiraa (Eps – 6)

Oleh: Zafiratul ‘Izzah

Berbicara tentang guru rasanya banyak sekali guru yang bisa di favoritkan di SMA Khadijah. Dengan berbagai macam karakter dan cara mengajar mereka masing-masing. 

“Zafiraaa ayo hafalan, Zafiraaa jangan ngomong aja, Astagfirullah Zafiraa”. kalimat itu yang paling sering beliau ucapkan di pagi hari saat TQ (tartil Al-Qur’an). Beliau adalah Ustad Rofiuddin. Guru yang paling sabar, baik, dan beliau adalah sesorang penghafal Al-Quran. Di sekolah beliau adalah guru yang mengajar Al-Quran dan agama.

Pada sutu hari ada sebuah kejadian yang menurutku kejadian tersebut tidak patut untuk dicontoh. Kejadian itu akan selalalu aku ingat. 

Seperti biasa, pagi hari setelah bel masuk  kegiatan kita tartil Al-Quran (TQ). Saat itu aku sangat malas untuk mengikuti TQ karena aku belum menghafal ayat yang ditargetkan oleh beliau.

Dan akupun berniat untuk tidak memasuki ruang TQ tersebut. Aku malah duduk-duduk di depan auditorium yang menjadi ruang TQ ku. Saat sedang asyik duduk-duduk entah kenapa tiba-tiba pak Rofiq keluar ruangan dan melihat aku.

“Astagfirullah Zafira kok nggak masuk, malah di sini”. ujarnya.

Lalu aku dengan spontan menjawab “Astagfirullah katahuan bapaknya saya di sini”. Pak Rofiq yang saat itu melihat aku bukannya marah padaku tetapi beliau menasihatiku sambil tertawa.

Depan rumah, menikmati panasnya Surabaya

9-11-2019

Gambar: pinterest.com

#Gurukeren merupakan tulisan cinta dari siswa-siswa SMA Khadijah kepada guru-guru yang mereka anggap meninspirasi di kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *