Iman, Ilmu, dan Sehat Untuk Santri Hebat

Turcham.com – Ada yang tau hari santri itu hari apa ? Definisi hari santri sendiri merupakan hari yang ditujukan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang disuarakan oleh para ulama, dan ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 22 Oktober.

Jika biasanya SMA Khadijah mengadakan upacara hari santri dan acara offline lainnya, maka ditengah pandemi tahun ini SMA Khadijah mengadakan acara untuk memperingati hari santri secara online, salah satunya adalah diadakannya tausiyah dengan tema “Santri Sehat Negara Kuat” yang disampaikan oleh Kyai H. Edy Rahmatullah M.E.I.

Dalam tausiyah nya beliau menyampaikan betapa pentingnya peran ulama dan santri dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Sudah saatnya bagi kita para santri saat ini untuk terus mempertahankan kesatuan bangsa dan mengisinya dengan pembanguan di berbagai bidang, bidang ideologi, politik, dan berbagai bidang lainnya.

Sebagai santri kita juga harus selalu mengingat betapa pentingnya ilmu, tanpa ilmu kita tidak akan tau apa-apa. Untuk menuntut ilmu, kita perlu bimbingan guru, tak lupa juga ridha orang tua, karena ridha Allah tergantung pada ridha orang tua.

Allah SWT juga akan mengangkat derajat orang yang berilmu dan beriman. Ilmu harus didasari iman kepada Allah SWT. Ilmu tanpa iman, dapat mengakibatkan ilmu itu akan sia-sia. Sebaliknya, tanpa ilmu juga, kita tidak akan mengetahui apapun. Untuk itu, ilmu dan iman sama pentingnya. keduanya harus berjalan secara seimbang.

Hilangkan penyakit hati seperti iri dan sombong, serta selalu jaga lisan, merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki para santri, tentunya agar kita bisa mewujudkan sikap spiritual, intelektual, dan moral yang baik, maka kita harus sehat jasmani dan rohani. Dimasa pandemi seperti ini, sudah seharusnya kita selalu menjaga kebersihan dimulai dengan hal yang paling kecil seperti, yaitu dengan rajin mencuci tangan.

Saat ini, semua kalangan masyarakat sedang berjuang melawan Covid-19. Polisi dengan tugasnya menertibkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Dokter dengan tugasnya untuk menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus Covid-19. Juga semua orang yang saat ini sedang berjuang melawan Covid-19.

Dalam hal ini, tugas santri adalah harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dan selalu mengikuti anjuran pemerintah.

“Yang jelas peran santri untuk dirinya sendiri dia tetap disiplin, seperti yang saya sampaikan tadi. Kemudian secara sosial santri juga bisa mengkampanyekan menyelamatkan Indonesia dari pandemi dengan gerakan sosial memasyarakatkan disiplin protokol kesehatan itu peran santri, mensosialisasikan gerakan disiplin protokol kesehatan,” pungkas Kyai H. Edy Rahmatullah M.E.I. (Shan/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *